Rasakan... Kita di lingkaran... "...Berdiri di lingkaran, melihat, mendengar, merasakan, membaca, menulis, mencoba berbagi..."

Selasa, 23 Februari 2010

Do'a dan Makna Asmaa ul Husnaa (96)

2/23/2010 04:22:00 AM Posted by Ady'S No comments

"YAA BADII'U IBDA'LANAA HAYATAN BADII'AH"
(Ya Allaah Tuhan Yang Maha Pencipta Keindahan, ciptakanlah kepada kami kehidupan yang indah)

Do'a dan Makna Asmaa ul Husnaa (95)

2/23/2010 04:17:00 AM Posted by Ady'S No comments

"YAA HAADII IHDINASH SHIROOTHOL MUSTAQIIM"
(Ya Allaah Tuhan Yang Maha Memberi Petunjuk, tunjukkanlah kepada kami jalan yang lurus)

Jumat, 12 Februari 2010

Do'a dan Makna Asmaa ul Husnaa (94)

2/12/2010 04:04:00 AM Posted by Ady'S No comments

"YAA NUURU NAWWIR QULUUBANAA BIHIDAAYATIKA"
(Ya Allaah Tuhan Yang Maha Bercahaya, sinarilah hati kami dengan hidayah (petunjuk)-Mu)

Kamis, 11 Februari 2010

Do'a dan Makna Asmaa ul Husnaa (93)

2/11/2010 04:21:00 AM Posted by Ady'S No comments

"YAA NAAFI'U INFA'LANAA MAA 'ALLAMTANAA WAMAA ROZAQTANAA"
(Ya Allaah Tuhan Yang Maha Memberi Manfaat, berikan kemanfaatan atas apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami dan kemanfaatan rizki yang Engkau berikan kepada kami)

Rabu, 10 Februari 2010

Do'a dan Makna Asmaa ul Husnaa (92)

2/10/2010 04:23:00 AM Posted by Ady'S No comments

"YAA DHOORRU LAA TUSHIB DHORROKA WADHORRO MAN YADHURRU 'ALAINAA"
(Ya Allaah Tuhan Yang Maha Memberi Bahaya, jangan timpakan kepada kami bahaya-Mu dan bahaya orang yang akan membahayakan kami)

Senin, 08 Februari 2010

Do'a dan Makna Asmaa ul Husnaa (91)

2/08/2010 04:09:00 AM Posted by Ady'S No comments

"YAA MAANI'U IMNA' DAAIROTASSUU-I TADUURU 'ALAINAA"
(Ya Allaah Tuhan Yang Maha Menolak, tolaklah putaran kejahatan yang mengancam kami)

Sabtu, 06 Februari 2010

Do'a dan Makna Asmaa ul Husnaa (89)

2/06/2010 04:05:00 AM Posted by Ady'S No comments

"YAA GHONIYYU AGHNINAA BIHALAALIKA 'AN HAROOMIK"
(Ya Allaah Tuhan Yang Maha Kaya, berikanlah kepada kami kekayaan yang halal dan jauh dari keharaman)

Jumat, 05 Februari 2010

Do'a dan Makna Asmaa ul Husnaa (88)

2/05/2010 04:10:00 AM Posted by Ady'S No comments

"YAA JAAMI'U IJMA'NAA MA'ASH SHOOLIHIIN"
(Ya Allaah Tuhan Yang Maha Mengumpulkan, kumpulkanlah kami bersama orang-orang yang sholeh)

Kamis, 04 Februari 2010

Do'a dan Makna Asmaa ul Husnaa (87)

2/04/2010 04:09:00 AM Posted by Ady'S No comments

"YAA MUQSITHU TSABBIT LANAA QISTHON WAZIL'ANNA ZHULMAN"

(Ya Allaah Tuhan Yang Maha Mengadili, tetapkanlah kepada kami keadilan dan hilangkan dari kami kezaliman)

Selasa, 02 Februari 2010

Do'a dan Makna Asmaa ul Husnaa (86)

2/02/2010 05:45:00 AM Posted by Ady'S No comments

"YAA DZAL JALAALI WAL IKROOM AKRIMNAA BIL IJLAALI WATTAQWAA"
(Ya Allaah Tuhan Yang Mempunyai Segala Keagungan dan Kemuliaan, muliakanlah kami dengan keagungan dan ketaqwaan)

Senin, 01 Februari 2010

Do'a dan Makna Asmaa ul Husnaa (85)

2/01/2010 05:36:00 AM Posted by Ady'S No comments

"YAA MUNTAQIMU LAA TANTAQIM 'ALAINAA BIDZUNUUBINAA"
(Ya Allaah Tuhan Yang Maha Menyiksa, janganlah kami disiksa lantaran dosa-dosa kami)

Minggu, 31 Januari 2010

Do'a dan Makna Asmaa ul Husnaa (84)

1/31/2010 02:52:00 AM Posted by Ady'S No comments

"YAA MAALIKAL MULKI AATI MULKAKA MAN TASYAA-U MINNAA"
(Ya Allaah Tuhan Yang Memiliki Kerajaan/Kekuasaan, berikanlah kerajaan/kekuasaan-Mu kepada siapa yang Engkau kehendaki dari kami)

Sabtu, 30 Januari 2010

Selasa, 26 Januari 2010

Senin, 25 Januari 2010

Minggu, 24 Januari 2010

Do'a dan Makna Asmaa ul Husnaa (80)

1/24/2010 04:09:00 AM Posted by Ady'S No comments

"YAA BARRU ASHIB BARROKA 'ALAINAA WA AHYINAA MA'AL BAROROTIL KIROOM"
(Ya Allaah Tuhan Yang Maha Dermawan, limpahkan kedermawanan-Mu kepada kami dan hidupkanlah kami bersama orang-orang yang dermawan lagi mulia)

Do'a dan Makna Asmaa ul Husnaa (79)

1/24/2010 03:59:00 AM Posted by Ady'S No comments

"YAA MUTA'AALI A'LI KALIMATAKA"
(Ya Allaah Tuhan Yang Maha Terpelihara dari semua kekurangan (Maha Luhur), luhurlah semua kalimat-MU)

Jumat, 22 Januari 2010

“Janganlah Berburuk Sangka Kepada Allah”

1/22/2010 04:15:00 AM Posted by Ady'S No comments

Para pembaca yang budiman, perlu untuk kita ketahui bersama bahwa Alloh adalah Dzat yang maha sempurna, baik dari Nama, Sifat maupun perbuatan-Nya. Tidak ada satupun aib atau cela yang terdapat pada Alloh.

Sebagai bentuk realisasi tauhid, kita dilarang mengingkari nama dan sifat yang telah ditetapkankan oleh Alloh Ta'ala. Kita wajib percaya dan menerima sesuatu yang telah ditetapkan Alloh kepada para hambaNya.


 

Segala Sesuatu Diciptakan Dengan Hikmah

Alloh menciptakan langit dan bumi beserta isinya, semuanya tentu mengandung hikmah yang agung dan tidak dalam rangka kesia-siaan.

Alloh Ta'ala berfirman yang artinya, "Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya tanpa hikmah (hanya sia-sia saja). Yang demikian itu adalah anggapan orang-orang kafir, maka celakalah orang-orang kafir itu karena mereka akan masuk neraka…" (Ash-Shood: 27).

Termasuk tatkala Alloh memberikan manfaat (kebaikan) atau suatu mudhorot (musibah) pada seseorang, tentunya hal ini juga mengandung hikmah yang agung di dalamnya.

Untuk itu kita harus selalu ber-husnuzhon (berprasangka baik) terhadap segala sesuatu yang telah Alloh tetapkan kepada para hamba-Nya agar kita termasuk orang-orang yang beruntung.


 

Rahasia di Balik Musibah

Para pembaca yang budiman, tidaklah Alloh menimpakan suatu musibah kepada para hambaNya yang mu'min kecuali untuk tiga hal:

  1. Mengangkat derajat bagi orang yang tertimpa musibah, karena kesabarannya terhadap musibah yang telah Alloh tetapkan.
  2. Sebagai cobaan bagi dirinya.
  3. Sebagai pelebur dosa, atas dosanya yang telah lalu.


 

Su'udzon Itu Tercela

Su'udzon (berprasangka buruk) pada Alloh merupakan sifat tercela yang harus dijauhi dari diri setiap orang yang beriman karena hal ini merupakan salah satu dari dosa besar. Sikap seperti ini juga merupakan kebiasaan orang-orang kafir dan munafiq. Mereka berprasangka kepada Alloh dengan prasangka yang buruk dan mengharapkan kekalahan dan kehancuran kaum muslimin. Akan tetapi Alloh membalik tipu daya mereka serta mengancam mereka dengan adzab yang pedih di dunia dan akhirat.

Alloh berfirman yang artinya, "Dan supaya Dia mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang musyrik laki-laki dan perempuan yang mereka itu berprasangka buruk terhadap Alloh. Mereka akan mendapat giliran (kebinasaan) yang amat buruk dan Alloh memurkai dan mengutuk mereka serta menyediakan bagi mereka neraka Jahannam. Dan (neraka Jahannam) itulah sejahat-jahat tempat kembali." (Al-Fath: 6)

Adzab dunia yang akan diterima oleh orang kafir dan munafiq adalah berupa keresahan dan kegelisahan yang melanda hati mereka tatkala melihat keberhasilan kaum muslimin. Adapun adzab akhirat, mereka akan mendapatkan murka Alloh serta dijauhkan dari rahmat Alloh dan dimasukkan ke dalam neraka jahannam yang merupakan sejelek-jelek tempat kembali.

Berprasangka buruk pada Alloh merupakan bentuk cemooh atau ingkar pada takdir Alloh, Misalnya dengan mengatakan "Seharusnya kejadiannya begini dan begitu." Atau ucapan, "Kok rejeki saya akhir-akhir ini seret terus ya? Lagi apes memang…" serta bentuk ucapan-ucapan yang lain. Banyak orang berprasangka buruk pada Alloh baik yang berkaitan dengan dirinya sendiri maupun orang lain. Tidak ada yang dapat menghindar dari prasangka buruk ini kecuali bagi orang-orang yang memahami nama dan sifat Alloh. Maka sudah selayaknya bagi orang yang berakal dan mau membenahi diri, hendaklah ia memperhatikan permasalahan ini dan mau bertobat serta memohon ampun terhadap prasangka buruk yang telah ia lakukan.


 

Jauhi Prasangka Buruk Kepada Alloh

Sikap berburuk sangka merupakan sikap orang-orang jahiliyah, yang merupakan bentuk kekufuran yang dapat menghilangkan atau mengurangi tauhid seseorang. Alloh Ta'ala berfirman yang artinya, "Mereka menyangka yang tidak benar terhadap Alloh seperti sangkaan jahiliyah. Mereka berkata: 'Apakah ada bagi kita barang sesuatu (hak campur tangan) dalam urusan ini?' Katakanlah: 'Sesungguhnya urusan itu seluruhnya di tangan Alloh.' Mereka menyembunyikan dalam hati mereka apa yang tidak mereka terangkan kepadamu; mereka berkata: 'Sekiranya ada bagi kita barang sesuatu (hak campur tangan) dalam urusan ini, niscaya kita tidak akan dibunuh (dikalahkan) di sini.' Katakanlah: 'Sekiranya kamu berada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh itu keluar (juga) ke tempat mereka terbunuh.' Dan Allah (berbuat demikian) untuk menguji apa yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan apa yang ada dalam hatimu. Allah Maha Mengetahui isi hati." (Ali-Imran: 154)

Perlu untuk kita ketahui bersama, berprasangka buruk kepada Alloh dapat terjadi pada tiga hal, yaitu:

  1. Berprasangka bahwa Alloh akan melestarikan kebatilan dan menumbangkan al haq (kebenaran). Hal ini sebagaimana persangkaan orang-orang musyrik dan orang-orang munafik. Alloh berfirman yang artinya, "Tetapi kamu menyangka bahwa Rasul dan orang-orang mukmin tidak sekali-kali akan kembali kepada keluarga mereka selama-lamanya (terbunuh dalam peperangan, pen) dan syaitan telah menjadikan kamu memandang baik dalam hatimu persangkaan itu, dan kamu telah menyangka dengan sangkaan yang buruk dan kamu menjadi kaum yang binasa." (Al-Fath: 12)

    Perbuatan seperti ini tidak pantas ditujukan pada Alloh karena tidak sesuai dengan hikmah Alloh janji-Nya yang benar. Inilah prasangka orang-orang kafir dan Neraka Wail-lah tempat mereka kembali.

  2. Mengingkari Qadha' dan Qadar Alloh yaitu menyatakan bahwa ada sesuatu yang terjadi di alam ini yang di luar kehendak Alloh dan taqdir Alloh. Seperti pendapat Sekte Qodariyah.
  3. Mengingkari adanya hikmah yang sempurna dalam taqdir Alloh. Sebagaimana pendapat Sekte Jahmiyah dan Sekte Asy'ariyah.


 

Iman dan tauhid seorang hamba tidak akan sempurna sehingga ia membenarkan semua yang dikabarkan oleh Alloh, baik berupa nama dan sifat-sifat-Nya, kesempurnaan-Nya serta meyakini dan membenarkan janji-Nya bahwa Dia akan menolong agama ini

Untuk itu sekali lagi marilah kita instropeksi diri, apakah kita termasuk orang yang seperti ini (orang gemar berprasangka buruk pada Alloh) sehingga kita dijauhkan dari surga Alloh yang kekal? Kita berdo'a kepada Alloh agar menjauhkan kita semua dari berprasangka buruk kepadaNya.

Wallohu a'lam.


 

(Penulis: Abu Farhan Wali Sabara; artikel www.muslim.or.id)

Kamis, 21 Januari 2010

Do'a dan Makna Asmaa ul Husnaa (78)

1/21/2010 04:03:00 AM Posted by Ady'S No comments

"YAA WAALII ANTA WAALII AMRINAA FAASRI' NUSHROTAKA LANAA"
(Ya Allaah Tuhan Yang Maha Menguasai, Engkau adalah Penguasa urusan kami, maka segerakanlah pertolongan-Mu kepada kami)

About Me

Foto Saya
Ady'S
Berdiri di lingkaran, melihat, mendengar, merasakan, membaca, menulis, mencoba berbagi...
Lihat profil lengkapku

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.